Tentang Kami

Bermula dari diskusi bersama di bidang Production & Operations Management serta Supply Chain Management dalam wadah IPOMS Surabaya yang telah aktif sejak tahun 2010, melalui kegiatan Surabaya Study Group kemudian berlanjut dalam diskusi daring (online) maupun offline (kopdar).

Seperti rumput yang mampu tumbuh di musim kemarau, pada tanggal 05 Juli 2020 saat masih dimasa pandemi wabah Covid-19 tercetuslah ide untuk membuat sebuah badan hukum profesional konsultan. Dan akhirnya pada tanggal 20 Oktober 2020 berdirilah PT Soeket Ganesha Nusantara yang menaungi SGN Consulting.

Vision

Become a partner in your business Sustainbility

Gambaran umum perusahaan

   Filosofi perusahaan atau corporate philosophy menjadi dasar kebijakan perusahaan yang digunakan untuk mengembangkan dan merancang hidup dan perjalanan perusahaan, dimana PT Soeket Ganesha Nusantara mempunyai 9 poin filosofi.

forest, path, trees-868715.jpg

Filosofi Rumput

Empat (4) poin yang pertama adalah tahan banting, manfaat, adaptasi dan resilience seperti sifat yang dapat kita perhatikan pada rumput atau soeket. Rumput bisa tumbuh di dataran tinggi, dataran rendah, dan di gurun pasir sekalipun. Rumput juga mampu hidup dengan melewati berbagai macam pergantian musim yang ekstrim dan cuaca yang tidak menentu.

Filosofi Ganesha

Tiga (3) poin berikutnya adalah akal budi, kecerdasan dan kebijaksanaan, seperti sifat yang melekat pada gajah atau ganesha. Kepala gajah yang besar adalah simbol akal budi dan kecerdasan, dan telinga gajah yang lebar menandakan bahwa ia mendengar segala sesuatu sekaligus melambangkan peran komunikasi yang efektif.

ganesh, god, india-4341353.jpg

Filosifi Nusantara

Dan dua (2) yang terakhir adalah keberagaman dan jangkauan baik secara luas maupun bagi semua kalangan. Hal ini tersirat pada nama Nusantara, dimana dalam bahasa Sanksekerta, Nusa bermakna pulau dan Antara dimaknai sebagai penghubung, seperti semangat Majapahit yang tersurat dalam Kitab Negarakertagama, tepatnya pada tahun 1336, Gajah Mada sebagai patih Majapahit menyatakan dalam Sumpah Palapa