Pilih dan Pilah

Ada yang menarik dari sebuah trailer video di media sosial, yang mengisahkan seorang anak muda yang sedang dalam perjalanan di bandara, lalu terjadi suatu kecelakaan menimpa seorang anak laki-laki. Terkena pecahan kaca papan iklan yang tak sengaja jatuh, anak laki-laki ini mengalami pendarahan di leher. Seseorang lain lagi mengaku sebagai dokter mencoba menolong, tapi anak muda ini mengoreksi yang dokter tersebut lakukan. Singkatnya, anak muda tersebut kemudian melakukan pertolongan pertama yang heroik dan kejadian ini mendadak viral di media sosial.

Itulah kisah Shaun Murphy, sang penderita autisme sekaligus Sindrom Savant, sindrom yang memungkinkan penderitanya memiliki kemampuan spasial dan ingatan fotografis yang luar biasa, dalam serial The Good Doctor Season 1. Dalam kisah-kisah selanjutnya kita akan dibawa ke suasana tegang di ruang bedah RS San Jose St. Bonaventure.

Dalam ruang bedah, kita dapat menyaksikan hanya ada alat yang diperlukan disana,lokasi untuk setiap alat juga sudah dengan urutan seberapa perlunya alat tersebut diperlukan. Dokter bedah harus mampu meraih dengan segera setiap alat yang sering digunakan.

Tentunya alat yang diperlukan saat proses operasi bedah tersebut telah mengalami proses pemilahan dan pemilihan terlebih dahulu sehingga akan sangat efektif dan efisien saat digunakan dalam operasi bedah berlangsung. Karena nyawa seseorang sedang dipertaruhkan.

Sumber foto : www.freepik.com/premium-vector/

Seiri (sorting / ringkas) dalam5S merupakan langkah pertama sebagai seni dalam memilih dan memilah lalu membuang barang. Sehingga secara tidak langsung langkah ini adalah seni membuang barang. Selain sebagai langkah awal ini juga merupakan langkah yang paling penting serta merupakan prioritas tertinggi diantara 5S.

Tidak boleh ada keraguan saat melakukan pemilahan hingga membuang barang tersebut, dan jauhkan pikiran “bila dibuang pemborosan”. Dan juga jangan ada pula pikiran “sementara disimpan hingga nanti dapat diambil keputusan. Kita harus ingat bahwa efisiensi –lah yang ingin kita capai.

Jangan ragu, berlakulah tegas terhadap diri sendiri dan team, serta pertahankan keputusan tersebut.

Dapat dikatakan orang yang terbaik dalam melakukan pemilahan, pemilihan dan pembuangan barang adalah orang yang tidak memiliki barang tersebut.

Setidaknya ada 2 langkah dalam tahap ini yaitu barang yang tidak diperlukan harus disimpan jauh-jauh, sebaliknya barang yang diperlukan disimpan dekat kita. Lalu untuk barang yang disimpan ini harus ditentukan pula berapa banyak yang perlu disimpan, tentunya tidak boleh terlalu banyak.

Sumber foto : www.homesforsaleinmontgomeryalabama.com

Dalam langkah pertama dari 5S ini mengajarkan kita akan perlunya untuk tidak hanya mengerjakan segala hal, tapi harus juga memperhatikan pemilahan. Jika kita mengabaikan proses pemilahan, maka seringkali kita akan cenderung tidak dapat melihat sasaran maupun caranya.

Tidak hanya barang, saat ini kita juga sering dibanjiri oleh informasi, sehingga akan sangat baik jika kita dapat memilah dan memilih barang, jasa dan informasi yang diperlukan daripada sekedar menyimpan setiap barang, jasa dan informasi tersebut. Termasuk dalam hal manajemen informasi kita perlu menyaring informasi.

Dalam melaksanakan pemilahan ini kita harus berpanduan dengan menentukan sasaran terlebih dahulu. Terdapat beberapa metode untuk membantu kita, misalnya Pareto salah satunya.

Dalam asas pemilahan kita bisa bagi menjadi 3 berdasarkan frekuensi pemakaian atau derajat kebutuhan, yaitu rendah : barang yang tidak pernah dipergunakan tahun lalu atau dipergunakan sekali dalam 6 – 12 bulan, lalu sedang : barang yang hanya dipergunakan 2 – 6 bulan terakhir atau barang yang digunakan sekali dalam 1 bulan, dan tinggi : barang yang dipergunakan setiap minggu sekali, setiap hari sekali, atau setiap 1 jam sekali.

—                                         

Kembali ke serial film The Good Doctor, ingatan kita kembali ke tahun 2005 lampau, ada film yang seputar meja bedah, yaitu  Grey’s Anatomy, yang menceritakan suka-duka sebagai tenaga medis dan juga hubungan mereka dengan orang-orang dalam kehidupan mereka.

Sama halnya dengan Grey’s Anatomy yang tayang hingga season ke-14, film serial The Good Doctor yang mulai tayang tahun 2017 juga cukup sukses dan banyak ditonton, terutama dalam masa pandemi saat ini. November 2020 ini, The Good Doctor memasuki season ke-4.

Selamat menonton sambil mempraktekkan pemilahan & pemilihan.

Salam sehat dan salam improvement.

16.12.2020

Taufan Yanuar

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *